Pdnewss.com (Banjar Margo) – Kelompok Tani wisata Melone Prigondani yang berada di Kampung Penawar jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, menghadirkan inovasi eduwisata berupa kebun melon premium berbasis organik. Di lokasi ini, pengunjung bisa melakukan wisata petik melon langsung dari pohon.
Berdiri di atas lahan seluas 15×25 meter, sebanyak kurang lebih 1000 bibit melon ditanam menggunakan metode pot atau polybag. Adapun media tanam yang digunakan merupakan campuran serabut kelapa (cocopeat) dan pupuk organik. Teknik ini membuat tanaman lebih tahan terhadap hama, hemat air, dan menghasilkan buah dengan rasa manis serta tekstur yang padat dan segar.

Setiap pot menghasilkan satu buah melon dengan kualitas rasa luar biasa manis dan tekstur buah yang padat. Ini hasil dari teknik tanam organik yang diterapkan tanpa bahan kimia,” ujar Kepala Kampung Agung, Jum’at 9 Januari 2026.
Menurutnya, inovasi pertanian ini dapat menjadi model percontohan Kelompok tani dengan adanya anggaran pertahanan pangan dari alokasi dana desa, melalui Bungkam, perlu diketahui untuk harga jual mencapai Rp25.000 per kilogram.
Kebun melon ini juga dibuka untuk umum sebagai destinasi agrowisata. Pengunjung tidak hanya bisa membeli buah yang telah dipanen, tetapi juga memetik langsung buah pilihan mereka dari pohon,” kata Agung

Paisal sapaan ketua Kelompok Tani Prigondani mengatakan melon yang ditanam merupakan jenis Sweetnet dan Okasa. Setiap pot ditanami satu pohon melon yang ditargetkan menghasilkan satu buah dengan kualitas premium.
“Alhamdulillah panen baru kali ini. Terimakasih bapak dan ibu yang sudah bersuka ria mengikuti wisata petik melon” (Ded)















